Alhamdulilah Lulus Kuliah


Tanggal 30 Oktober 2012, terjadwal waktu pendadaran saya. Saya mendapat jatah pendadaran paling terakhir diruang sidang 2 dekanat FTI UII.  1 bulan sebelum tanggal sidang, tepatnya 2 minggu sebelum batas pengumpulan berkas untuk mengajukan pendadaran, itulah hari-hari yang paling menyibukkan dalam seumur hidup saya. Dari akhir bulan september sampai pertengahan bulan november waktu saya disibukkan dengan menyelesaikan skripsi dan mengurus pengajuan pendadaran.

Setiap hari jatah tidurku dari jam 21.00-02.00 sekitar 3 jam-an tidur dalam sehari. Yang jadi pertanyaan kenapa saya begitu ngotot harus selesai skripsi pada waktu itu juga? Jawabannya adalah pada tanggal 17 oktober 2012. Jatah buat mengerjakan skripsi saya sudah tepat 6 bulan, dan kalau bulan oktober tidak mengikuti pendadaran, maka harus bayar lagi uang skripsi.

Alhamdulilah perjuanganku gak sia-sia, skripsi dan laporan saja disetujui oleh dosen pembimbing pada hari sabtu tanggal 13 Oktober 2012. Pada hari senin tanggal 15 Oktober 2012, dari pagi sampai siang saya benar-benar sibuk untuk mengurus pengajuan pendadaran. Akhirnya sekitar jam 11 an, semua berkas terselesaikan dan tinggal mengunggu jadwal pendadaran. Yang sangat merepotkan itu mengurus nilai KKN, karena saya baru saja menyelesaikan KKN, jadi nilai belum keluar. Saya harus ke DPPM UII untuk meminta sertifikat KKN lebih dahulu sebelum waktunya kemudian mengurus ke bagian nilai untuk memasukkan nilai KKN. Pada hari itu juga bolak balik kampus , bolak balik ngambil sertifikat TOEFL dan ngurus nilai KKN.

Kemudian, saya mendapat khabar bahwa jadwal pendadaran saya tanggal 30 oktober 2012 pukul 15.30-selesai. Entah kenapa dihari pendadaran tiba-tiba kondisi kesehatanku menurun. Badan mulai gak enak karena terserang flu, mungkin karena sebelumnya saya kurang istirahat, badan kecapekan dan imunitas menurun.

Jadwal pendadaranku ternyata yang paling terakhir untuk pendadaran bulan Oktober. Jadi tidak ada lagi yang akan sidang pendadaran setelah saya, sehingga alokasi waktu sidang pendadaran saya sepertinya yang paling lama.

Sidang pendadaran dimulai pukul 15.40, sebelum saya presentasi skripsi saya, saya menanda tangani semacam surat perjanjian. Kemudian para dosen penguji membuka acara sidangnya sambil menyampaikan ketentuan-ketentuan sidangnya. Setelah selesai, giliran saya yang bicara :). Pada saat itu saya presentasi hanya sekitar 7 sheet, heheh :D. Tapi ketika disampaikan 7 sheet tersebut lumayan lama. Waktu presentasi yang disediakan sekitar  20 menit, sepertinya presentasi saya kurang dari 20 menit. Setelah presentasi, kemudian mendemokan aplikasi secara keseluruhan. Ketika mendemokan aplikasi pertanyaan-pertanyaan para penguji bermunculan. Secara keseluruhan, fitur dalam aplikasi yang paling sering dipertanyakan. Pada saat itu juga, saya juga ada test coding, saya disuruh melengkapi query sebuah fitur pencarian dan merubah tampilan CSS nya. Alhamdulilah test coding terlewati. 🙂

Sekitar jam 16.00 sidang selesai, untuk sementara saya diminta untuk keluar ruangan sidang terlebih dahulu. Para penguji akan merapatkan hasil sidang tadi. Kemudian setelah rapat selesai, saya disuruh masuk. Kemudian disampaikannya hasil rapat tadi. Alhamdulilah saya “LULUS”. Yeah, 3 tahun 2 bulan kuliah bisa terselesaikan.

Kalau dihitung-hitung, biaya yang dikeluarkan selama kuliah sudah sangat banyak, membiayai kuliah sendiri masih kurang mampu. Cuma ini jalan satu-satunya mengurangi beban orang tua,, “Lulus Cepat”. dengan lulus cepat, biaya bisa menghemat biaya kuliah.

Kalau sudah lulus begini, saya jadi ada pikiran mengenai lanjut kuliah atau langsung kerja. Sebenarnya saya sudah lama bilang ke keluarga saya, kalau saya lulus kuliah S1, saya ingin langsung lanjut S2 dan semua anggota keluarga menyetujuinya. Orang tua menyetujuinya kalau ada biaya. Melihat dari kondisi fisik ayah, saya udah gak tega jika ayahku harus bekerja lebih keras demi anak-anaknya. Dan adikku yang paling kecil, mau gak mau nantinya saya harus membiayai sekolahnya. Adikku yang paling kecil sekarang masih kelas 5 SD. Paling tidak ya saya minimal adikku sudah SMA saya harus sudah membiayainya.

Karena saya sudah lulus duluan, banyak teman-teman seangkatan yang konsultasi masalah skripsi dan kerja praktek mereka. Kebanyakan mereka konsultasi masalah judul skripsi dan alur mengajukan skripsi sampai pengajuan pendadaran.

Kadang, ada rasa gak enak kalau ketemu sama teman satu angkatan, saya udah lulus duluan.. temanku masih kuliah. Saya lulus cepat tujuannya bukan pamer, bukan minta disanjung, bukan sok pinter atau apalah yang orang lain anggep. Tujuan utamanya ya itu tadi seperti yang saja jelaskan sebelumnya, yaitu untuk menghemat biaya kuliah. Sebenarnya disanjung orang itu ada gak enaknya. Kadang saat disanjung, perasaan kita jadi puas. Kepuasan itu kadang juga membuat saya untuk tidak lebih berusaha lagi. Jadi menurutku lebih enak mendapatkan kritikan dari pada mendapatkan sanjungan. Pada saat sidang skripsi, saya mendapatkan banyak kritikan, itu merupakan hal yang sangat menyenangkan bagi saya, kalau boleh, saya malah ingin sidang lagi.. hehehe

Kritikan dari dosen penguji pada saat sidang skripsi saya pada saat itu merupakan kritikan yang paling membangun selama ini dalam hal “web development”, banyak banget masukan seperti dari segi programming, desain, sisi user friendly dan masih banyak yang lainnya. Sekarang tinggal diriku, apakah mau mengembangkan kemampuan saya berdasarkan kritikan yang didapat dari sidang skripsi tersebut?

Kalau dari sisi kacamata orang lain, lulusan Informatika lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Memang ada benarnya juga, tapi zaman sekarang ini, mendapatkan pekerjaan IT yang layak itu agak-agak susah. Ada yang jago programming, karena kurang pinter dalam memilih pekerjaan, bisa juga dijadikan sebagai “kuli” diperusahaannya. Kenapa saya menyebutnya kuli? karena saya pernah mengalaminya. Ketika mendapatkan suatu proyek dan proyek tersebut sudah mendekati deadline, kemudian pihak client sudah meminta-minta hasil pekerjaan, tentunya mau gak mau pekerjaan harus diselesaikan. Disetiap proyek biasanya ada Project Manager, dia yang memanajer para programmer. Kalau Project Managernya bagus, tentunya memperlakukan programmernya juga baik, tidak mempekerjakan programmer seperti robot yang terus menerus disuruh coding sampai aplikasi selesai. Yang paling males adalah ketika programmer di suruh merangkap sekalian jadi analyst, tapi bayaran tetep sebagai programmer. Yeah, kejadian tersebut cukup dijadikan sebagai pengalaman saja, karena disetiap kejadian, pasti ada hikmah yang bisa dijadikan pelajaran.

#sekian dulu ceritanya, lain kali disambung lagi 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s