Malam Takbir Lebaran 1433 H (2012)


Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Lailahailallah huallah huakbar

Allahuakbar walila Ilham

Itulah bacaan yang dikumandangkan saat takbir lebaran. Setiap tahun, saya selalu mengikuti takbir keliling di desa saya (Desa Tanah Merah Dusun IV). Takbir keliling diadakan oleh anak-anak Risma (Remaja Islam Masjid) Nurul Desa Tanah Merah Kp 4. Takbir keliling diikuti oleh kebanyakan anak-anak. Tak luput juga orang tua mereka yang mendampingi anak-anaknya. Puasa tahun ini, tahun 1433 diakhiri pada tanggal 18 Agustus 2012, dan lebarannya diadakan tanggal 19 Agustus 2012.

Kebetulan lebaran tahun ini, mayoritas diadakan bersama-sama. Setahu saya, kalau awal puasanya tidak sama, biasanya lebarannya bareng. Kebalikannya juga begitu, kalau awal puasanya sama, biasanya tanggal lebarannya ada yang berbeda.

Kalau dahulu, jarang terjadi perbedaan mengenai hal itu, kemungkinan orang yang mengetahui ilmu cara penentuan awal ramadhan dan lebaran gak sebanyak sekarang. Jadi apa keputusannya, banyak yang mengikutinya.

Untuk persiapan malam takbir, ada banyak yang dipersiapkan :

– Membuat Liontin untuk hiasan saat malam takbir

Liontin dibuat oleh anak-anak risma, dibuat dari bambu, kertas dan lilin. Untuk kerangka menggunakan bambu, penutupnya menggunakan kertas yang di lem ke kerangka. Untuk penerangan menggunakan lilin yang dimasukkan kedalam ruas bambu.

Foto Anak-Anak Risma Nurul Iman Membuat Liontin

Foto Anak-Anak Risma Nurul Iman Membuat Liontin

-Membuat hiasan miniatur masjid

Miniatur masjid dibuat mengguanakan bahan dari bambu dan kertas, untuk penerangan menggunakan lampu dengan daya listrik dari genset / jenset.

miniatur masjid

miniatur masjid

– sound system + salon (speaker)

sound system dan salon dirangkai untuk memperkeras suara pengumandang takbir

– kendaraan (mobil pick up atau truck)

kendaraan digunakan untuk mengangkut sound system + speaker dan bedug

– bedug

Bedug yang ada dimasjid diangkut dan diletakkan dimobil, dimobil bedug ada banyak para pemukul bedugnya

bedug

bedug

– Petasan dan kembang api

Petasan dan kembang api digunakan untuk memeriahkan ketika takbir keliling berlangsung.

petasan dan kembang api

petasan dan kembang api

– Obor

Untuk obor biasanya anak-anak sudah membawa sendiri, kebanyakan mereka membuat sendiri. Obor berasal dari bambu yang ruasnya diisi minyak tanah kemudian ujungnya di isi kain / serabut kelapa.

peserta takbir keliling membawa obor

peserta takbir keliling membawa obor

Sebelum takbir keliling dilaksanakan, para peserta dibariskan terlebih dahulu, untuk urutan barisannya adalah :

1. Panitia [penunjuk rute takbir keliling]

2. Peserta anak perempuan + Liontin

3. Peserta anak laki-laki + Liontin

4. Rombongan Bedug dan Sound System

5. Rombongan Bermotor

6. Rombongan Miniatur Masjid

Sebelum berangkat, agar meriah, peserta takbir keliling (anak-anak) diberikan kupon berhadiah yang nantinya akan diundi oleh panitia selesai takbir keliling (kembali lagi kemasjid).

Untuk rutenya Masjid – Jl. Dusun 4 – Tugu Tanah Merah – Jl Menuju Balai Desa Tanah Merah – Jl. Menuju STIPER Belitang – Jl. Dusun 2 – Jl Menuju Dusun 3 – Jl. Menuju Dusun 4 – Kembali lagi Kemasjid

peserta takbir keliling

peserta takbir keliling

 

Setelah sampai di masjid kembali dan urusan pengundian hadiah selesai, maka dilakukan persiapan takbir keliling yang kedua dengan rute yang lebih jauh, tentunya ini menggunakan kendaraan.

Untuk takbir keliling yang kedua terdapat 3 kendaraan mobil :

1. Mobil Rombongan Bedug (mobil pick up)

2. Mobil Rombongan Miniatur Masjid (mobil pick up)

rombongan miniatur masjid

rombongan miniatur masjid

3. Mobil Rombongan Peserta (mobil truck)

Untuk rutenya :

Desa Tanah Merah – Desa Rantau Jaya – Desa Tugu Harum – Desa Tulus Ayu – Desa Gumawang – Desa Harjowinangun – Jl. Banjar Negara – Desa Sidodadi – Jl. Menuju BK 9 – Jl. Belitang – BK 10 – Kembali Lagi di Desa Tanah Merah.

Sebelum berangkat, pawai takbir keliling disatukan dengan konsep pawai kemerdekaan RI, sehingga peserta banyak membawa bendera. Ketika saat pengumandangan takbir, juga disela dengan nyanyian lagu Kemerdekaan17 Agustus 1945 dan teriakan “Merdeka!!!”

Ketika memasuki desa gumawang, di Singa Apur ada banyak orang nongkrong membawa motor, saat rombongan lewat, anak yang nongkrong disitu pada menyambutnya dengan mengegas motor mereka sekuat-kuatnya -____- juga sambil memainkan klakson 😀

Sejak dari di Jl. Desa Gumawang, sering berpapasan dengan rombongan takbir keliling dari desa lainnya. Saat berpapasan saling menyapa dan bertepasan tangan.

Untung malam itu tidak hujan, dulu ketika saya masih seusia SD, ikut pawai naik mobil kehujanan dalam perjalanan -____-, tapi justru itu malah peserta jadi merasa asik dengan hujan.

Setelah kembali lagi dimasjid, anak-anak berencana memasak mie instan bareng-bareng. Memasaknya di samping lokasi masjid dan menggunakan wajan yang berukuran besar. Untuk dimasjid, kegiatan tabuh bedug dilakukan sampai pagi hari. terdapat banyak anak dan remaja yang ada dimasjid. Sebelum shubuh tiba, anak-anak pada mengepel masjid karena nantinya akan digunakan untuk sholat idul fitri. Setelah sholat shubuh, anak-anak mempersiapkan untuk pelaksanaan sholat idul fitri.

Kira-kira hanya ini cerita malam takbir keliling untuk tahun 1433 H, menurutku dari pada malam tahun baru lebih meriah malam takbir keliling, coba bandingkan saja, kalau malam tahun baru kembang api hanya ada ketika jam 12.00 keatas. Sedangkan ketika malam takbir keliling, kembang api dan petasan dimulai dari setelah sholat magrib sampai tengah malam, bahkan ada yang sampai pagi hari

 

Mobil pick up

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s